Profil Lengkap dan Jadwal laga Timnas Swiss di Piala Dunia 2018

timnas Swiss 2018

Piala Dunia 2018 akan menjadi Piala Dunia ke-11 bagi timnas Swiss. Mereka kali pertama bermain di Piala Dunia 1934 dan yang terakhir adalah Piala Dunia 2014. Swiss pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1954. Kala itu, Jerman Barat berjaya saat itu.

Prestasi paling baik timnas Swiss di Piala Dunia 2018 merupakan ketiga kali masuk ke babak perempat final, yaitu musim 1934, musim 1938 serta musim 1954. Sisanya mereka tiga kali masuk ke babak 16 besar dan empat kali pada babak fase grup.

Di Piala Dunia 2014 lalu, Swiss hanya dapat tampil hingga babak 16 besar. Mereka kala itu, dikalahkan oleh timnas Argentina melalui gol tunggal Angel Di Maria.

  • Berikut profil lengkap Timnas Swiss di Piala Dunia 2018

Nama Tim : Swiss

Asosiasi Federasi : Swiss Football Association (SFA)

Didirikan : 7 April 1895

Afiliasi FIFA : 1904

Julukan : Schweizer Nati, La Nati, Rossocrociati

  • Catatan Menarik ke Rusia

Swiss melaju ke babak selanjutnya lewat play-off setelah berada di tempat runner-up di grup B pada babak kualifikasi zona UEFA. Mereka kemudian memastikan diri ke Rusia setelah menang atas Irlandia Utara dengan skor agregat 1-0 di babak play-off.

  • Berikut beberapa laga Swiss di Kualifikasi Piala Dunia 2018

7/09/2016 Swiss 2-0 Portugal (Kualifikasi Grup B)

8/10/2016 Hongaria 2-3 Swiss (Kualifikasi Grup B)

11/10/2016 Andorra 1-2 Swiss (Kualifikasi Grup B)

14/11/2016 Swiss 2-0 Kepulauan Faroe (Kualifikasi Grup B)

26/3/2017 Swiss 1-0 Latvia (Kualifikasi Grup B)

10/6/2017 Kepulauan Faroe 0-2 Swiss (Kualifikasi Grup B)

1/9/2017 Swiss 3-0 Andorra (Kualifikasi Grup B)

4/9/2017 Latvia 0-3 Swiss (Kualifikasi Grup B)

8/10/2017 Swiss 5-2 Hongaria (Kualifikasi Grup B)

11/10/2017 Portugal 2-0 Swiss (Kualifikasi Grup B)

10/11/2017 Irlandia Utara 0-1 Swiss (Play-off)

13/11/2017 Swiss 0-0 Irlandia Utara (Play-off)

  • Pemain Bintang

Granit Xhaka

Pemain terbaik mereka di tahun 2017 adalah Granit Xhaka. Bintang Arsenal ini bahkan menjadi pemain unggulan di tahun 2018 ini. Xhaka akan menjadi andalan untuk negaranya. Akurasi umpan hingga 88 % dan sudah mencatatkan banyak peluang kontra Rumania yang menjadikannya meriah gelar Man of The Match, (15/6/2016).

  • Pelatih Timnas

Vladimir Petkovic

Pelatih Swiss dari Bosnia ini menjalani debut membawa La Nati sejak babak 16 besar di EURO 2016. Petkovic berhasil menang bersama timnasnya atas Irlandia Utara di babak play-off sehingga Swiss dapat tempat di Rusia.

  • Jadwal Pertandingan

18/06/2018 01.00 Brasil vs Swiss

23/06/2018 01.00 Serbia vs Swiss

28/06/2018 01.00 Swiss vs Kosta Rika

Timnas Swiss, tim Langganan yang Patut Diwaspadai di Piala Dunia 2018

timnas Swiss 2018

Timnas Swiss berhasil masuk ke babak selanjutnya Piala Dunia 2018 dengan penampilan yang mengesankan. Timnas ini sendiri merupakan negara yang selalu tampil di perhelatan empat tahunan ini sejak tahun 2006 silam.

Timnas Swiss sukses melangkah ke Rusia setelah menang atas timnas Irlandia Utara pada babak fase play-off Piala Dunia 2018 zona Eropa, dalam laga yang dilaksanakan di Stadion St. Jacob Park, Basel.

Timnas ini sudah mencetak prestasi terbaik dengan 10 laga mereka di Piala Dunia masuk ke babak perempat final di tahun 1934, 1938, dan 1954. Tim Schweizer Nati ini juga tak kalah dari negara-negara kuat lainnya yang selalu berlaga di tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Dalam piala dunia 2014 sebelumnya, Swiss gagal mempertahankan performanya untuk masuk ke babak 16 besar usai digagalkan timnas Argentina dengan skor 0-1. Di tahun ini, kans Swiss kian besar karena sudah dipenuhi pemain andalan dan berpengalaman. Mereka juga datang dengan harapan besar meraih gelar juara untuk kali pertama di negaranya.

Timnas Swiss sendiri terdiri dari para pemain tangguh dan bertalenta. Diantaranya Stephan Lichtsteiner dan Granit Xhaka yang menjadi andalan dan sebagai bintang untuk Piala Dunia di Rusia nanti. Xhaka sendiri  diyakini akan menjadi pemain pengisi lini tengah Swiss di Piala Dunia 2018. Pemain ini berhasil membawa timnasnya di babak kualifikasi beberapa bulan yang lalu.

Selain itu, selama empat tahun belakangan ini, Swiss sudah berhasil diangkat pelatih Vladimir Petkovic yang menggantikan posisi Ottmar Hitzfield yang memilih mundur.

Di Piala Dunia nanti, Swiss bergabung di Grup E yang akan berhadapan dengan timnas Brasil, timnas Kosta Rika serta timnas Serbia.

Timnas Swiss, Timnas Tangguh Penuh Konsistensi

Timnas Swiss di Piala dunia 2018

Timnas Swiss berhasil masuk ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2018, setelah menang atas timnas Irlandia Utara di babak play-off zona Eropa, November lalu. Dengan hasil tersebut, Swiss mencatatkan 10 kali tampil di kompetisi sepak bola dunia tersebut.

Selama tiga edisi Piala Dunia belakangan ini, timnas Swiss secara pasti merupakan salah satu dari 32 tim yang tampil dengan baik. Pada Piala Dunia 2014 yang lalu, Swiss yang menjadi asuhan Ottmar Hitzfeld keluar dari babak 16 besar setelah gagal dengan skor tipis 0-1 dari Argentina. Usai gagal, Ottmar Hitzfeld memutuskan mundur dan tempatnya ditempati Vladimir Petkovic sampai saat ini.

Pada persiapan Piala Dunia 2018 ini, timnas Swiss masuk ke Grup E dengan timans Brasil, timnas Kosta Rika dan timnas Serbia.

Berikut daftar sementara pemain timnas Swiss 2018 di Rusia nanti.

Kiper : Yan Sommer (M’Gladbach), Marwin Hitz (Augsburg), Roman Burki (Borussia Dortmund)

Bek : Manuel Akanji (Borussia Dortmund), Fabian Schar (Deportivo La Coruna), Nico Elvedi (M’Gladbach), Leo Lacroix (Basel), Stephan Lichtsteiner (Juventus), Michael Lang (Basel), Ricardo Rodriguez (AC Milan)

Gelandang : Granit Xhaka (Arsenal), Valon Behrami (Udinese), Denis Zakaria (M’Gladbach), Remo Freuler (Atalanta), Steven Zuber, (Hoffenheim), Blerim Dzemaili (Bologna), Gelson Fernandes (Frankfurt), Edimilson Fernandes (West Ham United), Xherdan Shaqiri (Stoke City)

Penyerang : Haris Seferovic (Benfica), Admir Mehmedi (Wolfsburg), Breel Embolo (Schalke04), Mario Gavranovic (Dinamo Zagreb).

Jadwal pertandingan

Brasil vs Swiss (18 Juni, Rostov-on-Don) 01.00 WIB
Serbia vs Swiss (23 Juni, Kaliningrad) 01.00 WIB
Swiss vs Kosta Rika (28 Juni, Nizhni Nocgorod) 01.00 WIB

Rekor penampilan di Piala Dunia

1930 – Tidak ikut
1934 – Perempat final
1938 – Perempat final
1950 – Fase grup
1954 – Perempat final
1958 – Tidak lolos
1962 – Fase grup
1966 – Fase grup
1970 – 1990 – Tidak lolos
1994 -16 besar
1998 – Tidak lolos
2002 – Tidak lolos
2006 – 16 besar
2010 – Fase grup
2014 – 16 besar

Timnas Serbia Jadi Peserta dengan Pemain Tertinggi di Piala Dunia 2018

Nemanja matic, pemain tertinggi Serbia

Ada yang unik jelang Piala Dunia 2018 ini. Pihak Federasi Sepakbola Internasional atau yang disingkat FIFA merilis daftar tinggi badan para pemain yang akan tampil di Rusia, dan timnas Serbia menjadi yang tertinggi.

Data yang diungkapkan pihak FIFA yakni mengacu dari hasil penelitian The International Centre for Sport Studies (CIES). Dari 32 negara di Piala Dunia 2018, timnas Serbia merupakan negara dengan rata-rata tinggi badan paling dominan yakni sekitar 185,6 sentimeter.

Wajar saja, pemain andalan Manchester United, Nemanja Matic saja sudah memiliki tinggi sekitar 194 sentimeter. Belum lagi, kiper timnas yakni Vladimir Stojkovic yang memiliki tinggi badan hingga 195 sentimeter.

Pada peringkat kedua, terdapat juga tim yang mengalahkan Italia yakni timnas Swedia. Negara ini memiliki rata-rata tinggi badan sekitar 185,2 sentimeter. Swedia diatas sedikit dari tim debutan yakni timnas Islandia.

Gylfi Sigurdsson dan rekan-rekannya memiliki ukuran badan sekitar 185 sentimeter. Rata-rata tinggi badan pemain timnas ini hampir sama dengan milik Denmark.

Sementara itu, negara dengan catatan sejarah bola terbesar seperti timnas Argentina dan timnas Spanyol malah berada di posisi bawah. Para pemain Spanyol memiliki ukurang tinggi badan 179,5 sentimeter. Untuk Argentina berada di bawah Spanyol dengan ukuran sekitar 179,4 sentimeter.

Akan tetapi, milik timnas Argentina tersebut masih lebih di atas Jepang dan Arab Saudi di peringkat dua terbawah. Jepang sendiri memiliki rata-rata tinggi badan sekitar 178,1 sentimeter, dan Arab Saudi dengan 176,2 sentimeter.

Hadapi Juventus, Sarri Diprediksi Akan Buat Mertens Menjadi Cadangan

Napoli telah menguak rencananya untuk menghadapi pemuncak klasemen musim ini yaitu Juventus pada akhir pekan nanti. Hal ini juga menyertakan beberapa pemainnya yang akan bertarung di Alianz Arena, termasuk Marek Hamsik dan Dries Mertens. Namun pertanyaannya, apakah Mertens akan menghangatkan bangku cadangan terlebih dahulu sebelum dimainkan?

Napoli vs Udinese April 2018 skor 4-2
Napoli vs Udinese April 2018 skor 4-2

Memang pada pertandingan sebelumnya, Napoli berhasil memenangkan pertandingan menghadapi Udinese pada hari Kamis kemarin pukul 01.45 WIB dengan skor 4-2, sementara disisi lain Juventus hanya bermain imbang saat menghadapi klub yang berada di zona degradasi yaitu Crotone, dengan skor 1-1. Hal ini membuat Napoli dan Juventus kembali memiliki selisih empat poin.

Kedua klub yang menguasai dua teratas di papan klasemen, akan bertemu pada hari Senin mendatang, pada pukul 01.45 WIB, di Alianz Arena dan dipastikan laga ini akan sangat seru. Bagaimana tidak perebutan tiga poin kali ini akan menentukkan perjuangan Napoili untuk memperbesar peluang untuk meraih gelar juara Seriea dari tangan Juventus setelah mendominasi enam tahun belakangan.

Jika Napoli menang, maka poin mereka akan terpaut satu poin, walaupun Juventus pada dasarnya masih unggul. Namun jika Juventus menang maka peluang untuk menyusul ke posisi pertama akan sangat tipis.

Diketahui Maurizio Sarri telah menguak pemain yang akan di bawa menuju Turin.

Juventus vs Napoli December 2017 0-1
Juventus vs Napoli December 2017 0-1

Kalidou Koulibaly bisa kembali merumput setelah dipertandingan sebelumnya ia harus absen karena kartu kuning yang di koleksinya. Lorenzo Tonelli yang sempat mencetak angka saat menghadapi Udinese, diprediksi akan kembali ke bangku cadangan.

Meskipun demikian dipradiksi ada dua perubahan potensial yang cukup mengejutkan di lini tengah dan serangan. Pasalnya Sarri akan mengutamakan Piotr Zielinski dibandingkan kapten kesebelasan mereka yaitu Marek Hamsik. Hal ini diduga untuk mendapatkan yang terbaik dari Hamsik dimana akan diturunkan ditengah permainan.

Kabar lainnya adalah Dries Mertens lagi lagi akan memiliki kemungkinan yang sangat tipis untuk diturunkan sebagai starter dimana ia akan menjadi pelapis kedua dari Arkadiusz Milik. Padahal dimusim ini, Milik baru mencetak empat gol disemua kompetisi sementara Mertens telah mengantongi 21 gol. Apakah ini merupakan stategi dari Sarri lagi atau memang hukuman dari direksi Napoli karena Dries Mertens menyulitkan negosiasi perpanjangan kontraknya dan akan memilih hengkang di musim depan.

Namun para pendukung Napoli berharap bahwa rencana Maurizio Sarri akan berjalan mulus seperti yang terjadi saat menghadapi Udinesse sebelumnya, dimana Dries Mertens harus menghangatkan dulu bangku cadangan sebelum dimainkan.

 

Napoli Berhasil Perkecil Selisih Poin Dengan Juventus

Hari ini Napoli berhasil memperkecil selisih poin dengan Juventus dimana saat itu mereka mampu menekuk Udinese sementara diwaktu yang sama Juventus harus bermain imbang melawan Crotone. Namun kebahagiaan tersebut hanya sementara karena perjalanan mereka masih belum selesai hingga akhir musim.

Memang laga yang diselenggarakan pada pagi hari pukul 01.45 WIB, di San Paolo, Naples, Napoli berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Udinese berada diperingkat 13 klasemen dengan skor 4-2. Hal itu mereka bukan hal yang mudah karena walaupun mereka menguasai bola dengan baik namun mereka sempat kewalahan menghadapi sang tamu yang agresif menyerang.

Sementara disisi lain diwaktu yang sama, walaupun Juventus menguasai bola, menciptakan gol lebih banyak bahkan unggul terhadap Crotone, namun dibabak kedua gol mereka dinetralisir oleh tuan rumah dan memaksa mereka bermain imbang saat itu.

Dengan demikian, selisih poin kedua tim semakin menipis, hanya empat poin saja, dan hal ini membuat mereka ssemakin percaya diri untuk meraih gelar juara Serie A, apalagi dipertandingan selanjutnya mereka akan bertemu dengan Juventus, yang akan menentukan masa depan mereka berikutnya.

Lorenzo Insigne saat Napoli menghadapi Udinese April 2018 4-2
Lorenzo Insigne saat Napoli menghadapi Udinese April 2018 4-2

Lorenzo Insigne yang mencetak gol pertama sebelum turun, berbicara kepada pers setelah kemenangan timnya melawan Udinese.

“Kami membutuhkan banyak karakter untuk lolos dan menang malam ini. Namun besok kami akan mengubah fokus kami ke pertandingan di Turin. Tim ini memiliki banyak semangat dan keyakinan, dan kami menunjukkannya malam ini. Sangat penting bahwa kami menang sehingga kami bisa siap untuk pertandingan Juventus. “

Ia menambahkan, “Kami memberikan hasil ini untuk mengejar semua yang kami telah miliki, dan kami akan berjuang untuk itu sampai akhir. Malam ini kami akan menikmati kemenangan besar ini, dan besok pagi kami akan mengalihkan fokus kami ke pertandingan hari Minggu. Selama masih ada cara matematis bagi kami untuk menyusul mereka, kami akan percaya. “.

Dibabak kedua Udinese mencetak gol lagi namun setelah Marek Hamsík digantikan oleh Dries Mertens entah berpengaruh atau tidak keadaan pun berubah. Dua pemain bek mereka yaitu Raul Albiol dan Lorenzo Tonelli mencetak gol dari umpan Jose Callejon sementara Arkadiusz Milik menambahkan angka diantara kedua gol.

Dries Mertens bersama rekannya merayakan kemenangan saat menghadapi Udiense 4-2
Dries Mertens bersama rekannya merayakan kemenangan saat menghadapi Udiense 4-2

Keberadaan Mertens belakangan dilapangan semakin berkurang dan mulai dilibatkan ke permainan setelah menghangatkan bangku cadangan. Padahal performanya musim ini sangat baik, dimana 21 gol dan 12 assist telah ia berikan untuk timnya. Ada kemungkinan karena negosiasi Dries Mertens yang tersendat saat ini dan keinginan hengkangnya menuju Premier League menjadi sebabnya.

Namun mudah-mudahan ini hanya sekedar strategi dari pelatih, yang telah terbukti nyata dimana mereka berhasil memperkecil selisih poin dengan pemuncak klasemen dimana saat itu mereka mampu menekuk Udinese, dan berharap akan melakukannya lagi saat menghadapi Juventus di putaran selanjutnya.

 

Demi Kemenangan, Sarri Akan Utamakan Milik Dibandingkan Mertens?

Belum lama ini diketahui pelatih utama Napoli yaitu Maurizio Sarri, akan lebih mengutamakan Arkadiusz Milik kelapangan dibandingkan dengan Dries Mertens saat menjalani kompetisi Serie A yang telah memasuki putaran ke 33. Hal ini ia atus demi terus menempel ketat poin mereka mereka dengan pemuncak klasemen yang saat ini masih diisi oleh Juventus.

Memang dalam pertandingan yang akan diselenggarakan di Stadio San Paolo, Naples, Napoli akan menghadapi Udinese yang berada diperingkat ketiga belas klasemen, pada pagi dini hari nanti, pukul 01.45 WIB. Sementara disaat yang bersamaan, Juventus akan menghadapi Crotone dikandang lawannya dan berusaha menenangkan laga tersebut.

Pertandingan AC Milan vs Napoli April 2018 skor 0-0
Pertandingan AC Milan vs Napoli April 2018 skor 0-0

Napoli sendiri sempat memiliki selisih tipis dengan Juventus namun permainan imbang saat menghadapi Sassuolo dan AC Milan membuat mereka kini tertinggal enam poin yang perlu mereka kejar dalam enam pertandingan yang masih tersisia. Hal ini membuat Sarri harus mengatur strategi agar timnya bisa memenangkan semua laga yang tersisa.

Memang saat ini Udinesse telah menelan sembilan kekalahan secara beruntun dan membuat mereka melorot dua peringkat namun Sarri harus tetap waspada.

Bek mereka yaitu Kalidou Koulibaly tak bisa diturunkan karena koleksi kartu kuningnya sementara Mario Rui bisa kembali dimainkan kembali dari hukumannya. Dries Mertens juga telah memiliki banyak kartu kuning sehingga satu lagi maka ia harus absen dari lapangan. Ini harus dihindari oleh Sarri dengan memberikannya menit bermain yang lebih sedikit dilapangan agar memperkecil resiko mendapatkan tambahan kartu kuning lagi. Namun mudah mudahan itu bukan stratgei dari dewan agar Dries Mertens mau menandatangani perpanjangan kontraknya yang saat ini negosiasinya tersendat.

Sementara disisi lain, Ia juga harus menjajal kemampuan Arkadiusz Milik yang baru pulih dari cedera lutut dan memberikan waktu kelapangan sedikit demi sedikit. Namun selebihnya Sarri bisa menggunakan semua pemainnya.

Terakhir kali Napoli kalah terhadap Udinesse adalah pada bulan Maret 2016 lalu namun jika dilihat pertandingan dimana Napoli menjadi tuan rumah, terakhir kali pada bulan April 2011.

Akan menarik untuk melihat apakah strategi Maurizio Sarri, yang lebih mengutamakan Arkadiusz Milik dibandingkan dengan Dries Mertens, saat menjalani pertadingan menghadapi Udinesse akan berhasil.

 

Inilah Alasan Mengapa Negosiasi Dries Mertens Dan Napoli Tersendat

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa saat ini negosiasi antara Napoli dengan permain depannya Dries Mertens mengalami kebuntuan. Hal ini diungkapkan oleh media Italia Calciomercato yang mengatakan bahwa klub tersebut ingin terus mengusahakan untuk memperpanjang kontrak dari pemain depannya ditengah spekulasi kepindahannya menuju Liga Spanyol atau Liga Inggris. Dan inilah alasannya.

Dries Mertens transfer menuju Chelsea atau Manchester United
Dries Mertens transfer menuju klub Premier League

Memang seperti yang diungkap di gebyareuro.com, di artikel profil terlengkap Dries Mertens, Napoli telah memperpanjang masa kontrak pemain depan asal Belgia miliknya pada tanggal 27 Mei 2017 lalu yang membuatnya berakhir pada musim panas 2020 mendatang. Namun hal tersebut tak menyurutkan beberapa klub papan atas Eroa untuk memboyongnya dalam waktu dekat.

Bagaimana tidak, dimusim ini pemain yang saat ini membela timnas Belgia itu telah menyarangkan 21 gol dan 12 assist dalam 44 pertandingan terakhirnya dimusim ini, sementara untuk Serie A saja, ia menyarangkan 17 gol dan enam assist.

Walaupun ini bukan musim terbaiknya, namun ia dkaitkan erat dengan klub seperti Chelsea, Arsenal, Liverpool dan juga Manchester United. Tentu sebagai pemilik, Napoli ingin menjallin kerja samanya dengan sang pemain lebih lama lagi dimana dalam media tersebut juga mengatakan bahwa pakaian Serie A itu ingin menambahnya hingga 2022 mendatang ditambah dengan peningkatan gajinya.

Menurut talksport, pemain yang akan berusia 31 tahun pada bulan Mei mendatang menginginkan gaji sebesar 58 ribu poundsterling per minggu dimana hal ini cukup memberatkan klub. Karena itulah alasan mengapa hingga kini keinginan terbaru dari Presiden Aurelio De Laurentiis masih belum terlaksana lagi.

Dries Mertens saat menghadapi Cagliari di Serie A
Dries Mertens saat Napoli menghadapi Cagliari di Serie A

Bagi klub Premier League yang mengincarnya, gaji sebesar itu takkan menjadi masalah untuk mereka. apalagi diketahui klausal pelepasannya adalah sebesar 28 juta euro. Sementara bagi sang pemain, kepindahannya menuju Inggris akan menambah pengalaman baru untuknya karena ia belum pernah mencicipi tantangan di negara tersebut.

Akan menarik melihat strategi baru Napoli untuk mendapatkan tanda tangan Dries Mertens di kontrak terbaru mereka dan mencegah kepindahannya menuju Liga Spanyol atau Liga Inggris.

 

Hamsik Memilih Napoli Dibanding Juventus

Marek Hamsik, Napoli, Juventus, AC Milan, Serie A, Liga Italia
Marek Hamsik – Napoli

Klub yang baik tentunya akan selalu diikuti oleh para pemain setianya. Dan salah satunya adalah Napoli. Dikabarkan sederetan pemain dari Napoli enggan untuk beranjak dari klub yang dibelanya saat ini. Bahkan ada pemain yang diajak klub yang memimpin peringkat pertama klasemen sementara sampai minggu ini, namun masih senang berada di Stadio San Paolo. Padahal secara peringkat, Napoli saat ini masih berada diposisi ke enam. Pemain yang dimaksud itu adalah Marek Hamsik, Kapten dari Napoli yang sekaligus menjadi pemain gelandang Napoli.

Belum lama ini ini mengatakan bahwa dirinya Continue reading “Hamsik Memilih Napoli Dibanding Juventus”

Bidikan Napoli Pengganti Milik

Carlos Bacca, Simone Zaza, Leonardo Pavoletti, napoli, serie A, Liga italia
Carlos Bacca, Simone Zaza, Leonardo Pavoletti

Sejak musim panas lalu, Gonzalo Higuain sudah tidak berada di Napoli lagi. Manajemen kemudian mencari penggantinya dan akhirnya memilih Arkadiusz Milik dari Ajax menggantikan posisinya. Namun saat ini striker Polandia itu sedang mengalami cedera ACL dan hal tersebut membuat Napoli harus mempertimbangkan untuk mencari cadangan untuk dapat menggantikan Milik jika hal ini terjadi lagi kedepannya.

Hal ini juga membuat mereka menemukannya dalam Continue reading “Bidikan Napoli Pengganti Milik”