Klaas-Jan Huntelaar tak kunjung mendapat klub baru pada musim ini, hasilnya dia memilih untuk pensiun dari dunia sepakbola di usia yang ke-38 tahun. Kali terakhir Huntelaar berkarier di Bundesliga bersama Schalke 04. Akan tetapi penyerang internasional Belanda tersebut tak mampu membuat tim berjuluk The Royal Blues selamat dari degradasi. review agen slot

Kemudian Huntelaar berstatus bebas agen, sayang penawaran belum juga datang kepadannya hingga jendela transfer musim panas ditutup. Karena usianya sudah hampir 40 tahun dia pun memilih untuk gantung sepatu.

Pengumuman pensiun tersebut dia sampaikan pada Kamis (16/9/2021) dini hari WIB lalu sekaligus menjadi akhir dari kiprahnya di atas lapangan hijau selama 19 tahun.

Sepak terjang Huntelaar diawali bersama PSV Eindhoven tahun 2002 silam namun belum terlalu mulus sehingga sering dipinjamkan ke De Graafschap serta AGOVV sebelum dikontrak permanen oleh Heerenveen pada 2004.

Dua tahun di klub tersebut Huntelaar menjelma sebagai predator ulung setelah menyarangkan 39 gol dari 61 pertandingan yang menjadikan Ajax Amsterdam meminangnya pada 2005. Bersama De Amsterdammers dia kian menggila.

Huntelaar mengoleksi 105 gol dari 136 kali bertanding di berbagai ajang. Real Madrid kemudian tertarik lalu membelinya di musim 2008/2009, akan tetapi dia gagal unjuk gigi usai cuma membuat 8 gol saja dari 20 pertandingan.

Bintang-bintang mulai datang seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema pada musim panas 2009 menjadikannya tergeser sehingga memutuskan bergabung dengan AC Milan pada 2009/2010. Lagi-lagi ia meredum dengan hanya mengemas tujuh gol.

Bersama Schalke 04 kariernya mulai membaik di tahun 2010. Selama memperkuat klub Jerman itu Huntelaar mampu mencetak 126 gol dari 240 penampilan. Huntelaar sempat pulang ke Ajax emppat tahun silam dan dalam periode kedu di mengoleksi 53 gol dari 121 penampilan sebelum pulang lagi ke Schalke musim lalu. Sayang dirinya hanya dimainkan sebanyak sembilan kali dengan catatan dua gol.

Dalam perjalanan kariernya penyerang bertubuh jangkung ini mengoleksi berbagai gelar bergengsi sebut saja dua titel Liga Belanda, tiga trofi Piala KNVB, tiga gelar Johann Cruyff Shield, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman. Dia sekali juga menjadi pencetak gol terbanyak Bundesliga pada 2011/2012 dan dua kali Eredivisie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *